-->

Iklan

Perempuan Ganggu Imam Saat Shalat Jumat di Palopo Viral, Begini Tanggapan Pengurus Masjid

Viral, Perempuan Ganggu Imam Saat Shalat Jumat di Palopo
Viral, Perempuan Ganggu Imam Saat Shalat Jumat di Palopo


Perempuan Ganggu Imam Saat Shalat Jumat di Palopo Viral, Begini Tanggapan Pengurus Masjid - Seorang wanita berlari ke masjid dan akan mengganggu imam ketika doa hari Jumat terjadi. Kejadian ini terjadi di Masjid Al-Mubarokah, Kompleks Terminal Dangerkko, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (17/17/2022) pada sore hari.

Tindakan wanita itu direkam oleh kamera pemantauan di masjid dan video sekarang didistribusikan secara luas di jejaring sosial. Administrator Masjid Al-Mubarokah, Aiptu Ruslan, yang juga anggota Kepolisian Regional Palopo, mengatakan insiden itu terjadi ketika memasuki hukuman Rak'ah kedua Jumat.

 "Tiba -tiba memasuki seorang wanita yang ingin mengganggu pendeta masjid itu beruntung ketika dia akan mengganggu salah satu jemaat Departemen Keamanan Masjid yang juga merupakan anggota kantor polisi Palopo, segera diasuransikan"

Kata Ruslan, ketika dikonfirmasi di Masjid Al-Mubarokah, Jumat sore. Kata Ruslan, wanita yang masuk melalui pintu alternatif atau pintu kapak jemaat dan kemudian maju dan ingin menyentuh pendeta masjid. "Ketika mereka ingin menyentuh tangan pendeta masjid, kolega kami segera, bagian keamanan segera membawa tangannya dan menerima panggilan untuk berdoa untuk diasuransikan," kata Ruslan.

Ruslan mengatakan para pelaku adalah penduduk Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, yang memiliki gangguan mental. "Ngomong -ngomong, dia adalah pria yang mengikuti, menurut informasi yang saya dengar adalah suaminya. Faktanya, wanita ini memiliki gangguan, beberapa kali orang tuanya datang, bahkan saya telah memberikannya kepada orang tuanya ketika dia melaporkan di sini .

Hanya itu yang memiliki kelainan yang mengganggu seorang pria yang suaranya bagus dan cantik, "kata Ruslan. Baca juga: tanah landslides menutup jalan Palopo-Toraja Trans North, rumah-rumah penduduk dan bahu yang tererosi Jalan sekarang diberikan kepada keluarganya untuk diurus agar tidak berkeliaran. "Setelah mengamankannya, kami memanggil keluarganya untuk dibawa pulang," kata Ruslan.

Baca juga: 8 remaja yang viral menghadang truk mengaku ingin viral

Ruslan meminta warga untuk tidak merespons secara negatif terhadap video yang beredar, apalagi menyebarkan informasi yang salah tentang insiden tersebut. "Kami berharap penduduk tetap tenang dan tidak merespons secara negatif dalam beredar video," harapkan Ruslan.