-->

Iklan

Viral, Penangkapan Pria yang Tusuk Pegawai Dinsos MUBA, Ternyata Begini Kronologinya

Viral, Penangkapan Pria yang Tusuk Pegawai Dinsos MUBA, Ternyata Begini Kronologinya
Viral, Penangkapan Pria yang Tusuk Pegawai Dinsos MUBA, Ternyata Begini Kronologinya


Viral, Penangkapan Pria yang Tusuk Pegawai Dinsos MUBA - Pujianto (43), seorang karyawan Layanan Sosial (Donso) dari Musi BanyUasin Regency (Muba) menderita luka senjata putih dari seseorang yang baru saja diasuransikan oleh PP Muba Pol Sat pada hari Jumat (6/17/2022) oleh The pagi.

Video yang menghentikan pria yang menikam karyawan layanan sosial Muba (Donso) yang didistribusikan di jejaring sosial. Pelaku bernama Dadang Sadri, seorang penduduk desa Kayuara, distrik Sekayu sebelumnya dijamin oleh PP SAT setempat PP karena diduga bahwa orang -orang ditinggalkan dan khawatir tentang masyarakat.

Komisaris Utama Kepolisian Muba, Alamsyah Pelukessy Sik, melalui kepala unit investigasi kriminal polisi Muba, kata AKP Dwi Rio, kronologi insiden itu sendiri dimulai ketika para pelaku dibawa ke kantor desesos Muba setelah dikirim,

"Setelah tiba di kantor urusan sosial, para pelaku diberitahu untuk mandi dan dikawal oleh salah satu petugas, yaitu, Pujianto (43) bahwa itu tidak lain adalah korban.

Tanpa berpikir bahwa para pelaku segera mengambil gunting di saku kanan mereka dan menikam kuil dan perut korban. Ada jangkauan dari korban ketika pelaku akan menusuk ke bahu kanan untuk kalah.

"Setelah menerima tusukan di dua anggota tubuhnya, korban jatuh dan para pelaku segera melarikan diri dari Jalan Merdeka. Tiba -tiba, polisi menghadiri karyawan makan segera mengejar para pelaku," jelasnya.

Baca juga: Remaja viral penghadang truk mengaku ingin viral saat diinterograsi

Para pelaku yang mengenakan kemeja hitam pada waktu itu segera ditangkap oleh petugas tepat di depan kantor polisi Sekayu. Video yang menghentikan para pelaku di jalan yang saat ini viral di jejaring sosial.

"Para pelaku telah diasuransikan oleh polisi dan sedang diselidiki. Kami juga telah berkoordinasi dengan urusan sosial untuk melakukan ujian jika penulis mengalami gejala ODGJ atau tidak," katanya.

Bukti dalam bentuk gunting yang diasuransikan oleh petugas adalah gunting besar yang di bagian mangga telah rusak.

Menurut pengakuan penulis, gunting itu sengaja dibawa dari rumah temannya bernama Rudi untuk memotong rumput di jalan.

Sementara itu, Koordinator Perlindungan Sosial Sosial Urusan Sosial Muba, Hasnita, mengatakan para pelaku ketika Pol PP menemukan itu membawa surat orang -orang yang ceroboh dan kemudian pengumpulan data dilakukan.

Jadi para pelaku diundang untuk mandi, tetapi ketika dia akan mandi, dia menikam staf urusan sosial.

"Awalnya dia dilaporkan oleh masyarakat tentang Kolonel Jalan Wahid Udin, lalu Pol Pp memberi kami. Sebelum Stabb dan Healthy," jelasnya (SP/FAJERI)